Pamekasan

Mengenal Bani Insan Peduli, Gerakan Sosial yang Lahir dari Bakti Seorang Anak kepada Sang Ibunda

18 April 2026

PAMEKASAN || KLIKMADURA- Di balik gencarnya aksi-aksi sosial Bani Insan Peduli (BIP), tersimpan kisah yang sangat inspiratif dan menggetarkan hati.
Ali Zaenal, pendiri sekaligus CEO BIP, mengungkap bahwa seluruh gerakan besar yang ia jalankan berangkat dari bakti kepada sang ibunda yang telah wafat.

Dalam bincang eksklusif di program Catatan Pena Klik Madura, pria yang akrab disapa Bang Ali itu menegaskan, gerakan yang selama ini dilakukan tidak memiliki kaitan sedikit pun dengan politik. BIP merupakan persembahan untuk kedua orang tuanya, terutama ibu

“Saya hanya ingin memastikan pahala untuk beliau tidak pernah putus,” ujar Ali dengan suara penuh ketulusan.

Ali mengungkap, nama “Bani” yang melekat pada BIP merupakan marga sang ibunda. Penamaan itu bukan sekadar identitas, tetapi simbol cinta dan rindu yang ia wujudkan dalam bentuk aksi kemanusiaan.

Sejak kepergian ibundanya, Ali justru merasa semakin terdorong untuk memperluas manfaat BIP. Sebab, pahala dari kegiatan positif yang dilakukan akan mengalir kepada orang tuanya

“Apa pun yang kita kerjakan sebagai anak, pahalanya otomatis mengalir kepada orang tua. Maka saya harus terus bergerak,” katanya.

Gerakan BIP yang masif tidak menutup kemungkinan memunculkan berbagai tudingan miring. Namun, Bang Ali menanggapinya dengan santai dan terus menebar manfaat dengan penuh keikhlasan.

“Nabi saja pernah disebut tukang sihir meskipun membawa kebenaran. Apalagi saya yang manusia biasa. Mau dibilang apa saja silakan. Saya tetap fokus menebar manfaat,” tegasnya.

Ali juga membagikan filosofi unik yang menjadi pegangan dalam setiap aktivitas sosial. Ia menyebutnya sebagai cara “membuat kejutan”.

“Prinsip saya simpel. Kita buat kejutan untuk manusia supaya mereka bahagia. Kalau manusia bahagia, maka Allah juga akan ‘terkejut’ dan bangga pada hambanya. Kalau Allah sudah rida, urusan dunia pasti dijaga,” ungkapnya.

Sederet program besar terus digulirkan BIP. Mulai dari penyediaan 30.000 paket sembako murah di Pamekasan dan Sumenep, program bedah rumah untuk warga kurang mampu hingga pembangunan Asrama Ainun.

Yakni, rumah tahfidz di Mojokerto yang peletakan batu pertamanya dihadiri tokoh ulama terkemuka di tanah air.
Semua program tersebut, kata Ali, dibiayai dari kantong pribadi hasil usaha di berbagai bidang. Mulai dari properti, toko emas dan berbagai jenis usaha lainnya.

“Kita jangan merasa enak tidur di ruangan ber-AC, sementara tetangga kita masih ada yang kelaparan,” tandasnya.
Kisah lengkap perjalanan Ali Zaenal membangun gerakan BIP sebagai bentuk cinta kepada ibunda dapat disaksikan di kanal YouTube Klik Madura.

Berita Terkait

BIP Agendakan Santuni 2.000 Anak Disabilitas di Gedung Bakorwil
20 Apr 2026
BIP Agendakan Santuni 2.000 Anak Disabilitas di Gedung Bakorwil
BACA SELENGKAPNYA →
Bani Insan Peduli Bagikan 3.000 Amplop di Sumenep
18 Apr 2026
Bani Insan Peduli Bagikan 3.000 Amplop di Sumenep
BACA SELENGKAPNYA →
Bani Insan Peduli Pamekasan Bahagiakan 300 Anak Yatim di Pasar Rakyat
18 Apr 2026
Bani Insan Peduli Pamekasan Bahagiakan 300 Anak Yatim di Pasar Rakyat
BACA SELENGKAPNYA →
Bani Insan Peduli Salurkan Bantuan untuk 6.000 Warga Sumenep
18 Apr 2026
Bani Insan Peduli Salurkan Bantuan untuk 6.000 Warga Sumenep
BACA SELENGKAPNYA →
Tangis Haru Zainuddin, Dapatkan Bantuan Rumah dari Bani Insan Peduli
18 Apr 2026
Tangis Haru Zainuddin, Dapatkan Bantuan Rumah dari Bani Insan Peduli
BACA SELENGKAPNYA →
Salut! Baru Berdiri 2023, Yayasan Ini Sudah Tembus Rekor MURI dan Go Nasional
17 Apr 2026
Salut! Baru Berdiri 2023, Yayasan Ini Sudah Tembus Rekor MURI dan Go Nasional
BACA SELENGKAPNYA →
LIHAT BERITA LAINNYA
Nama File di DB: BIP-SETTING-1776670667.jpeg URL Lengkap: https://admin.baniinsanpeduli.com/assets/img/galeri/BIP-SETTING-1776670667.jpeg